Makna di Balik Desain Kahf Extrait de Parfum yang Meraih WORLD BEST PACKAGING 2026

Kabar baik bagi industri kreatif Indonesia. Organisasi WORLD BEST PACKAGING 2026, ajang penghargaan kemasan internasional yang didukung oleh Veredictas International Foundation, mengumumkan bahwa perusahaan asal Indonesia, ParagonCorp CEI, berhasil meraih penghargaan WORLD BEST PACKAGING Selection pada edisi tahun ini. Penghargaan tersebut diberikan dalam kategori WBP Award untuk kemasan terbaik produk BEAUTY dan PERFUME melalui proyek Kahf Extrait de Parfum.

Dalam mengikuti WBP Award, para peserta tidak hanya mengirimkan karya mereka, tetapi juga turut mengevaluasi karya peserta lain pada tahap penjurian awal. Pada tahap kedua, dewan juri utama memilih karya terbaik dari setiap kategori. Proses ini memastikan bahwa keputusan akhir ditentukan oleh panel internasional yang terdiri dari para ahli dengan perspektif kritis, sehingga menghasilkan daftar pemenang melalui proses seleksi yang sangat ketat. Setelah melewati berbagai tahap penjurian, Kahf Extrait de Parfum akhirnya mendapatkan gelar WORLD BEST PACKAGING bersama proyek-proyek hebat lainnya dari seluruh dunia.

Kahf Extrait de Parfum sendiri hadir sebagai teman dalam setiap perjalanan. Produk ini menemani setiap langkah dengan aroma yang membangkitkan rasa percaya diri, memantik inspirasi, dan merefleksikan kisah unik dalam perjalanan hidup kita. Kahf Extrait de Parfum meyakini bahwa kemajuan bukan sekadar tentang mencapai tujuan, tetapi juga tentang menjalani dan menghargai proses perjalanan itu sendiri. Filosofi dari produk ini adalah tentang pelajaran dan proses penyempurnaan yang hadir seiring waktu.

Sesuai dengan filosofi tersebut, perjalanan desain kemasan ini juga memiliki kisah yang penuh makna. Semua bermula dari sebuah keyakinan bahwa ketidaksempurnaan merupakan bagian penting dari menjadi manusia. Dalam upaya untuk terus berkembang setiap hari, terdapat keindahan dalam kekurangan yang kita miliki. Melalui desain ini, ketidaksempurnaan tidak ingin ditampilkan sebagai sebuah kekurangan, melainkan sebagai bentuk kekuatan. Justru melalui ketidaksempurnaan tersebut, proses perkembangan diri yang paling autentik dapat terbentuk.

Gagasan tersebut kemudian menjadi inspirasi bagi desain botol Kahf Extrait de Parfum. Desain ini bermula dari sebuah visi yang dituangkan melalui sketsa, dengan mengakui ketidaksempurnaan manusia dan menangkap keindahan mentah dari setiap individu melalui bentuk-bentuk asimetris. Bentuk dan makna kemudian diseimbangkan dengan memadukan tekstur kasar menyerupai beton dengan detail yang lebih halus pada material kaca, merepresentasikan karakter unik yang dimiliki manusia. Unsur “ketidaksempurnaan” juga terlihat pada bentuk bahu botol yang dibuat lebih rendah dan tidak terlalu tajam, menggambarkan sikap rendah hati yang tetap dipertahankan seseorang.

Secara keseluruhan, desain ini memiliki karakter dan bahasa visual yang kuat, sekaligus menegaskan posisinya sebagai parfum dengan kualitas dan aroma yang tahan lama. Penggunaan teknologi NFC yang tersemat pada kemasan turut menghadirkan pengalaman bagi konsumen untuk mengetahui aroma yang paling sesuai dengan karakter mereka.

Team Credit:
Product Experience and Innovation: Muhammad Zayid Jiddan, Reza Hafidz Sukamto

Creative Director: Andre Liongson, Muhammad Zakka Waliyul Azhim, Ilvander

Design Director: Muhammad Zakka Waliyul Azhim, Muhammad Zayid Jiddan, Andre Liongson

Product Designer: Muhammad Zakka Waliyul Azhim, Ilvander, Talitha Zada Gofara, Ikhsan Amirul Akmal

Industrial Designer: Roelly Mardianto

Graphic Designer: Ikhsan Amirul Akmal, Muhammad Zakka Waliyul Azhim, Ilvander

RND Packaging: Andrew Immanuel Ebenezer

3D Artist & Prototyping: Fitra Dichiara Utama

About the Author

Alessandra Langit

Alessandra Langit is a writer with diverse media experience. She loves exploring the quirks of girlhood through her visual art and reposting Kafka’s diary entries at night.