Para Kreatif yang Berperan sebagai Juri di D&AD Awards 2025
Setiap tahunnya, Penghargaan Design and Art Direction (D&AD) mengumpulkan ratusan hingga ribuan kreatif luar biasa dari seluruh dunia, baik yang berpartisipasi sebagai peserta maupun sebagai juri. D&AD memiliki daftar panjang para direktur artistik, desainer, ilustrator, dan banyak lagi, yang akan menilai seluruh karya yang diajukan untuk penghargaan tahun tersebut. Pada lineup juri tahun lalu, ada beberapa nama yang sangat mengesankan, seperti pendiri COLLINS, Brian Collins dan Theseus Chan dari WERK Magazine, serta beberapa wajah yang sudah tidak asing lagi, seperti Andi Rahmat, Principal Desain NUSAÉ, dan Woon Hoh, Chief Creative Officer Ogilvy Indonesia, dua kreatif yang berbasis di Indonesia dan menjadi bagian dari panel juri D&AD. Pada tahun 2025, panel juri D&AD tidak kalah mengesankan.
Tahun ini, lebih banyak lagi kreatif asal Indonesia dan yang berbasis di Indonesia yang menjadi bagian dari jajaran juri. Eric Widjaja, pendiri dan Design Principal di Thinking*Room, akan ikut serta sebagai anggota panel juri kategori Typography. Kendra Ahimsa, yang juga dikenal dengan nama Ardneks dan meraih penghargaan Wood Pencil bersama Jordan Marzuki di kategori Book Design untuk Coastal Vision, akan menjadi anggota panel juri kategori Illustration. Defri Dwipaputra, Executive Creative Director di Dentsu Indonesia, akan menjadi bagian dari panel juri PR. Kreatif Indonesia yang berbasis di Oslo, Listya Amelia, Design Director & Partner di OlssønBarbieri, akan bergabung dengan panel juri Packaging Design.
Ada sejumlah kreatif berbakat luar biasa yang berasal dari kawasan APAC yang akan menjadi anggota panel juri D&AD tahun ini. Arata Maruyama, Design Director dan Pendiri studio desain komunikasi visual berbasis di Jepang, &Form, yang meraih Wood Pencil untuk Tokyo Dome City Adaptive Identity Design System, merupakan bagian dari panel juri Graphic Design tahun ini. Chow Kok Keong (KK Chow), salah satu pemikir kreatif di balik kampanye Yellow Canteen untuk Dulux Indonesia dan penerima Yellow Pencil di kategori Spatial Design tahun lalu, akan menjadi anggota juri di kategori Spatial Design.
Sangat jelas terlihat bahwa panel juri untuk D&AD Awards 2025 tidak kalah mengesankan. Talenta-talenta luar biasa ini akan berkumpul pada bulan Mei mendatang untuk menilai karya-karya yang masuk tahun ini dan menyoroti yang terbaik dari dunia industri kreatif global. Lihat daftar lengkap juri Penghargaan D&AD di sini.