Menyambut Yogyakarta Art Book Fair 2025: Marks & Margins
Yogyakarta Art Book Fair (YKABF) hadir kembali tahun ini dengan membawa semangat baru dalam merayakan penerbitan dan karya cetak independen. Digelar pada 2-4 Mei 2025 mendatang di Pendopo Ajiyasa, JNM Bloc, YKABF tahun ini tak hanya menawarkan pameran buku seni, tapi juga memperluas lanskap praktik penerbitan sebagai ruang eksperimentasi material dan konseptual.
Sejak pertama diselenggarakan, YKABF telah menjadi titik temu penting bagi para seniman, desainer, penerbit, peneliti, dan pelaku budaya. Acara ini menjadi wadah dialog lintas disiplin—membuka kemungkinan kolaborasi lintas komunitas yang dapat membangun dan memperkarya ekosistem penerbitan alternatif tak hanya di Yogyakarta, tapi juga di Indonesia.
Tahun ini, YKABF mengangkat tema “Marks & Margins” sebagai refleksi dari sifat eksperimental buku seni; baik dari sisi desain maupun konten. “Marks” merujuk pada jejak-jejak dalam proses penerbitan: mulai dari coretan, penekanan, hingga penyuntingan. Sementara “Margins” tidak hanya dimaknai sebagai ruang kosong di tepi halaman, tetapi juga sebagai simbol keterbukaan dan ruang bagi pembaca untuk menambah, menanggapi, bahkan menantang isi yang ada.Melalui tema ini, YKABF25 mengajak pelaku dan penikmat dunia penerbitan untuk memperluas batasan—melampaui garis industri, lintas budaya, dan ranah disipliner. Buku tidak lagi dipandang hanya sebagai objek cetak, tetapi sebagai medium hidup yang terus bisa ditafsir ulang dan diberi makna baru.
Program yang dikurasi dalam YKABF25 disusun untuk membuka ruang partisipasi aktif, mempertemukan pemikiran, dan memperkuat koneksi antar komunitas. Beberapa rangkaian acara yang akan digelar antara lain:
Presentasi
Sesi yang diperuntukkan bagi peneliti untuk mempresentasikan temuan mereka dan mengundang tanggapan dari praktisi maupun publik.
Gelar Wicara
Sesi bincang santai dengan seniman dan penerbit yang akan berbagi cerita di balik proses kreatif dan refleksi atas proyek-proyek mereka.
Diskusi Panel
Diskusi tematik yang dipandu oleh moderator, menghadirkan dua hingga tiga pembicara untuk membedah isu-isu seputar penerbitan independen.
Peluncuran Buku
Peluncuran karya terbaru dari para tenant, masing-masing akan mempresentasikan buku mereka selama 10-15 menit, memberikan gambaran ringkas dan padat kepada publik.
Lokakarya
Sesi berbagi keterampilan yang dipandu oleh para pelaku penerbitan, menawarkan pengalaman langsung dan pemahaman mendalam mengenai proses produksi dan eksperimentasi.
Pameran
Pameran karya yang merespons langsung tema “Marks & Margins”—menggabungkan pendekatan visual dan naratif dalam format yang tidak konvensional. Kolaborasi kuratorial sedang dalam proses penjajakan.
Ruang Baca
Ruang baca temporer yang menyediakan koleksi publikasi pilihan untuk dinikmati di tempat. Sebuah ruang tenang untuk menyerap ide-ide dalam ritme yang lebih lambat.
YKABF digagas oleh para pelaku dan platform penerbitan seni independen di Yogyakarta yang memiliki visi kolektif: menciptakan ruang dinamis bagi praktik penerbitan yang reflektif dan terbuka. Petrikor Books, Kunci Copy Station, SOKONG!, dan Pickpockie Books menyatukan jaringan dan membentuk YKABF menjadi ruang di mana gagasan tumbuh, suara diperkuat, dan batas-batas terus didobrak.
Tiket YKABF dapat dibeli di tautan ini.