The Super Ever Fruitier!: Burin Pong dan Pulau Fiksi Buatannya
Ada masa ketika Burin Pong hanya perlu tiga hal: olahraga, perjalanan sendiri, dan smoothie buah. Dari rutinitas sederhana itu, tumbuh rasa cinta pada diri sendiri, kemudian menjelma menjadi sebuah dunia fiksi utuh bernama BR Fruity Island.
Dunia itu kini hadir secara fisik di GalileOasis Gallery, Bangkok, lewat pameran tunggalnya The Super Ever Fruitier! yang berlangsung 30 Mei hingga 29 Juni 2026. Pameran ini menampilkan gambar, patung, serta koleksi terbaru BRlover, label yang juga didirikan Burin Pong sendiri.
Di BR Fruity Island, Burin Pong menginhabiti peran BRgoddess, dan pulau itu dihuni para BRboys—individu yang lahir dari buah-buahan istimewa, masing-masing membawa Fruiter sebagai representasi identitas dan sumber energi. Tidak ada aturan baku di sana. Setiap individu bebas hidup dengan caranya sendiri.
Hal yang menarik adalah bagaimana mitologi kecil ini punya ritualnya sendiri: upacara air buah sakral, di mana setelah latihan fisik, individu mengekstrak dan berbagi esensi buah ke kolam suci sebagai persembahan kepada BRgoddess. Air itu, dalam logika dunia Burin Pong, adalah simbol kebahagiaan dan kekuatan yang bisa menciptakan pejuang Fruiter atau menyebarkan energi positif ke luar pulau.
Pameran ini dibuka tepat di bulan bangga dan kurasi dilakukan oleh Jason Yang. Burin Pong sendiri adalah lulusan Desain Mode Universitas Silpakorn yang karyanya sudah menjangkau kolaborasi dengan Versace, Nike, Gentle Woman, hingga Converse. Pameran The Super Ever Fruitier! terasa seperti sesuatu yang sangat personal. Sebuah pulau yang dibangun sebagai tempat pulang bagi dirinya.
The Super Ever Fruitier! berlangsung hingga 29 Juni 2026 di GalileOasis Gallery, Bangkok.