Di Balik Ilustrasi Berwarna Cerah Jentwo

Mengambil inspirasi dari budaya, perjalanan, dan koleksi-koleksi retro, karya-karya Jentwo hadir lewat warna-warna cerah bertepi garis hitam. Jentwo adalah pseudonim dari seorang ilustrator asal Bangkok, Janejira Taechakampu. Setelah lulus dari jurusan desain grafis, ia memasuki industri kreatif sebagai seorang ilustrator. Awalnya, Jentwo berpikir dirinya akan menjadi seorang desainer grafis. Namun, kemudian ia menyadari bahwa ilustrasi adalah hal yang lebih ia minati lantaran kesukaannya bercerita dan kecenderungannya memecahkan masalah secara visual.

Jentwo merasa Bangkok mempunyai peran besar dalam membentuk perspektifnya. “Saya percaya Bangkok membentuk selera humor saya. Beberapa orang Thailand mempunyai bakat untuk menemukan kejenakaan dalam apa pun, bahkan dalam situasi serius. Kami sering mencari sudut pandang lucu untuk meringankan suasana,” ucap Jentwo. Suasana Bangkok yang semarak dengan saturasi tinggi serta hawa panas yang terkadang pun cerah menginspirasi dirinya untuk menggunakan palet warna-warni dalam karyanya.

Terkait ekosistem kreatif di Bangkok, Jentwo berpendapat bahwa para praktisi di Bangkok secara aktif berdiskusi dan mendambakan komunitas yang lebih baik. Ia menurutkan, “Selama beberapa tahun terakhir, perhatian masyarakat terhadap ilustrasi dan seni semakin meningkat. Saya melihat peningkatan penggunaan ilustrasi di berbagai platform. Namun, kami masih menghadapi tantangan seperti rendahnya gaji dan kurangnya kesempatan kerja dibandingkan jumlah ilustrator yang ada. Permasalahan ini berasal dari permasalahan struktural yang telah berlangsung selama bertahun-tahun dan memerlukan waktu untuk diatasi dan diubah.”

Zoom-1

Selain Bangkok, Jepang menjadi sumber inspirasi Jentwo. “Saya sangat menyukai budaya pop Jepang. Saya telah menjelajahi banyak hal seperti makanan, sejarah, dan perjalanan. Ketika saya tumbuh dewasa, saya suka menonton acara televisi Jepang seperti TV Champion, di mana orang-orang dengan keterampilan berbeda bersaing untuk menjadi yang terbaik, dan Kinchan and Katori Shingo's All Japan Costume Grand Prix, di mana grup amatir atau pemain solo melakukan sandiwara lucu. Pertunjukan ini mengajari saya untuk menjadi berani dan kreatif,” Jentwo bernostalgia.

Karakter visual yang dibawa Jentwo saat ini merupakan evolusi dari pengalaman dan eksperimen yang ia lakukan. Sejak awal, Jentwo menggunakan pena untuk menggambar. Hal tersebut pun ia bawa sampai saat ini. Untuk memberikan nyawa dan karakter pada karyanya, ia melakukan eksplorasi dengan mengaplikasikan warna yang lebih terang untuk garis luar, menggabungkan tekstur, dan permainan tumpang tindih warna.

Selain berkarya untuk proyek dan inisiatif pribadinya, Jentwo juga bekerja untuk klien. Ia mengatakan bahwa semuanya tergantung pada arahan yang diberikan oleh klien. Namun, ia biasanya memulai dengan melakukan bertukar pikiran untuk menemukan kata kunci atau konsep. Dari sana, Jentwo kemudian memilih pendekatan artistik yang tepat untuk membangun suasana. “Orang sering kali memainkan peran sentral dalam karya saya sebagai media penyampaian pesan. Menariknya, saya melihat penggunaan warna oranye dan merah berulang kali dalam karya saya, terkadang muncul secara tidak sadar,” jelas Jentwo.

Zoom-2

Selain karya cetak, Jentwo pun aktif membuat karya-karya digital. Pada karya digitalnya, dirinya kerap menambahkan sedikit kesan klasik untuk menghadirkan kesan buatan tangan. Ia menuturkan, “Ibaratnya saya ingin membawa sentuhan dunia fisik ke ranah digital. Nostalgia berperan besar dalam karya saya. Saya suka mengenang masa lalu dan menyimpan kenangan indah itu. Itu sebabnya saya sering mengambil inspirasi dari benda-benda di masa lalu.”

Konsistensi menjadi faktor penting bagi Jentwo dalam berkarir. Ia menganggap penting untuk memperbaharui informasi dan portofolionya di berbagai platform. Sejak 2018, ia membiasakan diri menghadiri art book fair dan acara ilustrasi. Setiap tahun, dirinya mempunyai kesempatan untuk bertemu teman-teman baru dari tempatnya berasal maupun seluruh negeri. Beberapa dari jejaring tersebut bahkan mengantarkannya pada kolaborasi.

Jentwo pun kini bekerja sama dengan TOTALLY di Amerika Serikat dan vision track di Jepang sebagai agen dan representasinya. Jentwo mengatakan bahwa TOTALLY menghubunginya dan mengajaknya untuk bekerja sama. Sedangkan, kerja samanya dengan vision track bermula dari inisiatif Jentwo untuk menghubungi mereka. Ia melihat kerja sama dengan kedua agen tersebut dapat membantunya dalam mengembangkan karir.

Slide-1
Slide-2
Slide-3
Slide-4
Slide-5
Slide-6
Slide7
About the Author

Daud Sihombing

Daud Sihombing has been writing professionally for the past 9 years. This fervent alternative publishing enthusiast prefers his quaint little town over the hustle and bustle of the city and doesn't let sleep stop him from watching every single AS Roma match.